Featured articles

Belajar di Laboraturiumnya Allah

Pembelajaran aktif adalah salah satu prinsip pembelajaran yang dilakukan di SD Kreativa. Beberapa manfaat yang dapat diambil dari pembelajaran aktif ini adalah mampu memperluas ragam pengalaman belajar siswa, memanfaatkan kelebihan interaksi antara siswa dengan orang lain maupun dengan sumber belajar yang lain, serta memberi peluang berlangsungnya dialog dan pengalaman langsung.

Setelah melakukan proses PEMILU untuk pelajaran IPS, sekarang giliran guru pelajaran IPA yang akan mengajak para siswa bertemu langsung, berinteraksi dengan alam dan orang lain, diikuti oleh pengamatan terhadap kenampakan alam. Kali ini kita akan mendatangi langsung sebuah Laboraturium yang sangat lengkap , yang dimiliki oleh Allah SWT.

Minggu pertama, siswa dikenalkan tentang aktivitas penduduk desa yang dapat mengubah bentuk permukaan bumi. Tempat yang dituju pada pelajaran pertama ini adalah Daerah Situgede. Sebuah desa di pinggir kota Bogor. Pilihan lokasi tersebut bukan tanpa tujuan. Kegiatan penduduk Situgede sebagian kecil masih menjadi petani.

Begitu sampai di lokasi, maka para siswa diminta untuk mengamati beberapa hal yaitu (1) Kegiatan yang saat itu sedang dilakukan oleh penduduk desa. (2) Kegiatan yang sedang dilakukan para petani. (3), Kegiatan pembuatan pupuk kompos serta (4) Kegiatan penduduk desa yang berada di bantaran sungai. Terakhir, (5) Mewawancarai salah satu penduduk atau petani yang berada di lokasi tersebut. Kegiatan pengamatan pun berlangsung dengan mengasyikkan. Para siswa berbaur dengan beberapa penduduk yang berada di lokasi tersebut. Beberapa hal yang mereka saksikan adalah petani yang sedang memanen, berjualan, ternyata ada bengkel kecil pula di sana, pegawai desa dan juga mengarit rumput untuk domba-dombanya.

Kegiatan petani yang teramati pun ada yang sedang memotong padi, bahkan ada istilah “menggebot” padi yang didapat para siswa. Para siswa pun bertanya, apakah arti “menggebot”. Petani menjelaskan bahwa “menggebot” itu adalah istilah memisahkan gabah dari tangkainya. Jawaban pun berlanjut hingga padi masuk ke dalam penggilingannya. Siswa pun melanjutkan pertanyaan berapa banyak padi yang digiling, mengapa di depan banyak gabah yang dijemur, termasuk berapa harga yang dibayarkan untuk menggiling padi. Harga dari menggiling satu kg gabah adalah 750 rupiah.

Beberapa anakpun mulai mewawancarai beberapa penduduk pula. Dari hasil wawancara tersebut, para siswa mendapatkan sebuah pernyataan bahwa semua rumah yang mereka tempati sekarang adalah tanah yang dulunya digunakan untuk area persawahan. Karena satu persatu rumah dibangunlah, maka area persawahan menjadi sempit. Kesimpulan yang dapat mereka ambil dari diskusi yang dilakukan setelah melakukan pengamatan adalah bahwa kegiatan manusia seperti membangun di bantaran sungai, membangun rumah hingga mempersempit lahan persawahan, mengeruk pasir di sunagi serta membuat kolam-kolam untuk dibudidaya mempengaruhi perubahan permukaan bumi.

wawancara dan pengamatan

 

Minggu kedua di bulan Maret inipun juga dinantikan oleh para siswa kelas 5. Jika sebelumnya perubahan kenampakan alam disebabkan oleh aktivitas penduduk desa, maka kali ini perubahan penampakan alam yang akan dilihat adalah disebabkan karena pembangunan oleh para penduduk kota.

Dengan mempersiapkan foto-foto Kota Bogor pada tahun 1960 an, siswa pun diajak berkeliling menuju daerah perbukitan yang pada tahun tersebut belum dijadikan bangunan juga jalan raya. Bukit Sentul menjadi tujuan kali ini. Siswa pun diajak mengamati areal perbukitan yang diantaranya tinggal sebagian saja. Kegiatan perataan bukit, pengerukan juga dapat teramati. Perubahan penampakan alam ini disimpulkan paling banyak untuk membuat perumahan, tempat-tempat komersil seperti mall, rumah sakit juga tempat rekreasi.

 

Pengamatan dari atas bukit

 

Mengamati Sungai

Dari dua kegiatan di atas, maka pada minggu ketiga, siswa akan diajak untuk membuat Diagram Cause Effect dari sebuah pembangunan. Selamat belajar ya teman-teman …. Dengan pengalaman langsung ini, semoga dapat memberikan pencerahan tentang bagaimana membangun alam ini dengan seimbang…Barakallah,,

 

Posted in Kegiatan SD Kreativa | Leave a comment

Malam Bina Iman dan Taqwa Kelas 1

Memasuki awal bulan Februari , ada satu hari yang ditunggu-tunggu oleh para siswa kelas 1.  Wow ada kegiatan apa ya…Ternyata bermalam bersama di sekolah adalah moment yang dinantikan oleh mereka. Ya, ada kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) yang sudah menjadi perbincangan hangat bagi para siswa.

Saatnya yang dinantikan pun tiba, para siswa hadir di sekolah pukul 10 pagi. Mereka datang dengan wajah bersemangat. Membawa tas besar, bantal, kasur tipis…..Seolah beban yang terlihat melebihi tinggi badan mereka itu terasa ringan di punggung. Kegiatan diawali dengan menyulap ruang kelas dengan menjadi kamar-kamar yang nanti akan digunakan untuk tidur mereka. Kegiatan menata ruangan pun menjadi sebuah keasyikan sendiri bagi mereka. Setelah tempat itu beres,  para siswa pun diajak untuk membuat craft, lalu persiapan makan siang dan sholat Jumat.

Kegiatan setelah mereka istirahat siang adalah OUTBOND. Hmm….ternyata walaupun cuaca yang mendung dan hujan yang mulai mengguyur ke bumi, tidak menyurutkan langkah para siswa untuk tetap berlari mengikuti kegiatan. Tema yang diusung adalah tentang nilai-nilai karakter dan kerjasama. Maka kegiatan yang dimasukkan ke dalam setiap permainan adalah tentang nilai-nilai kerjasama ..

Anak-anak terlihat gembira , walaupun sebagian lainnya masih terlihat jijik melihat kotor dan lengketnya tanah yang harus mereka hadapi.

Kegiatan diakhiri dengan mandi sore dan istirahat sambil menikmati snack yang mereka bawa. Tidak terlihat wajah lelah mereka, karena masing-masing saling bertukar cerita mengenai kegiatan sore tadi.

Tidak terasa waktu Magrib pun tiba. Dipimpin oleh para guru Al quran, setiap siswa mengikuti sholat magrib dengan tertib. Kegiatan selanjutnya adalah makan malam. Anak-anak begitu melahap santapan yang dihidangkan. Selanjutnya mereka bersiap kembali untuk mengikuti sholat Isya serta materi terakhir yaitu Muhasabah.

Muhasabah sendiri diawali oleh sebuah dongeng yang dibawakan oleh Pak Iqbal…Tak terasa, acara muhasabah pun dimulai. Ditemani oleh guyuran air hujan, lagu yang syahdu, iringan muhasabah mengingatkan mereka akan peran besar serta kasih sayang para orang tua. Isakan tangis mulai terdengar dari setiap sudut….sambil sesekali terdengar suara-suara yang memanggil lirih ayah ibu mereka…”abi…ummi…papah…mamah..ibu…maafkan aku mamah…”. Acara muhasabah diakhiri dengan air mata kerinduan serta harap untuk meminta maaf. Dan mereka pun masuk ke kelas masing-masing untuk beristirahat.

Pukul 04.00 pagi, para siswa kelas 1 telah dibangunkan kembali untuk melakukan sholat tahajud. Subhanallah…mereka mampu melaksanakannya dengan baik. Sambil berzikir dan bermurojaah, mereka pun menanti waktu shubuh tiba. Sementara hujan tetap datang menemani.

Kegiatan senam dan jalan pagi yang sedianya akan dilaksanakan, harus diurungkan mengingat hujan turun semakin deras. Hingga pukul 07.00 pagi para orang tua menjemput. Dan pelukan bahagia pun didapat oleh para siswa…..Selamat berkumpul kembali sayang dengan ayah dan ibumu di rumah….

 

 

Posted in Kegiatan SD Kreativa | Leave a comment

PEMILU yuuuk

Materi PEMILU pun hadir. Materi yang memang terdapat dalam Kurikulum KTSP dan dikeluarkan oleh Kemendiknas ini mulai dipelajari oleh siswa kelas 5 SD. Dibuka oleh teori tentang apa tujuan dari PEMILU, Sifat PEMILU, kegiatan-kegiatan PEMILU, maka saatnyalah siswa diajak untuk mempraktekkan bagaimana PEMILU yang baik tersebut berjalan.

Sebelumnya siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu : Kelompok 1 adalah kelompok petugas KPU dan KPPS. Kelompok 2 sampai 4 adalah kelompok Partai. Kelompok 5 adalah rakyat. Untuk rakyat, maka dibuatlah perwakilan dari bidang Pendidikan yaitu para guru, Kesehatan yang diwakili Kader posyandu, kelompok petani, nelayan, pedagang dan terakhir kelompok Ulama.

Kegiatan awal, Siswa diberikan gambaran tentang sebuah Negara bernama “Negara Semangat Maju”.  Guru memberikan informasi tentang potensi alam Negara tersebut. Tidak lupa disampaikan tentang beberapa kesulitan yang dialami oleh rakyatnya. Setelah itu, kelompok-kelompok tersebut dipersilahkan untuk berkumpul masing-masing dan diberikan pembekalan khusus oleh masing-masing guru. Kelompok KPU dipegang oleh Pak Fathan yang bertugas menjalaskan fungsi dan peran KPU. Kelompok kedua hingga keempat dipegang oleh bu Ade , yang memberikan materi Tujuan pembuatan Partai, Selanjutnya, siswa diminta untuk membuat nama Partai, Visi dan Misi serta Program Kerja. Tidak lupa mereka memilih Calon Presiden yang akan mereka usung. Kelompok ketiga, dibimbing oleh Bu Nastiti. Kelompok yang mewakili rakyat ini diminta untuk memberikan aspirasinya untuk perbaikan di semua bidang, khususnya bidang yang mereka pegang.

Diberikan waktu 1 minggu, untuk setiap unit bekerja. KPU mendata para pemilih , termasuk kesempatan para partai untuk berkampanye. Media kampanyepun mereka buat dengan berbagai bentuk .

Tahap selanjutnya adalah Penyampaian Visi dan Misi calon Presiden. Acara berlangsung seru. Karena terjadi dialog antara rakyat dengan calon presiden. Terlihat para siswa bersemangat ketika terjadi tanya jawab dan adu argumen. Namun tetap para Guru mengarahkan agar masing-masing kelompok menyampaikan dengan sopan dan tidak saling menjatuhkan.

Tidak sabar rasanya menunggu saatnya PEMILU berlangsung dengan segala atributnya yang dibuat oleh KPU. Dan saat yang dinantikan tiba. PEMILU pun berlangsung. Para siswa dengan antusias mengikuti kegiatan PEMILU ini. Kotak suara, kartu pemilih, tidak lupa satu botol tinta disiapkan. Hmmm….siapa ya kira-kira yang akan menjadi Presiden? Kita lihat hasil perhitungan berikutnya yaaaa….

 

 

 

Posted in Kegiatan SD Kreativa | Leave a comment